Pengurusan SKDP, Apa yang Perlu Disiapkan?

Ketika hendak memiliki usaha, mengurus perihal legalitas dan izin adalah hal yang sangat penting, termasuk pengurusan SKDP. Dokumen ini memiliki kaitannya dengan keberadaan usaha yang dijalankan. Dimana, usaha yang dibangun wajib memiliki identitas akan domisilinya.

Pengurusan SKDP dilakukan sebelum pengoperasian usaha dijalankan. Artinya, tanpa adanya dokumen ini, izin usaha bisa menjadi bermasalah. Itulah kenapa SKDP perlu untuk dipersiapkan akan pengurusannya. Mengingat, persyaratan dan proses pembuatannya membutuhkan waktu yang tidak sebentar.

Nah, bila ingin pengurusan SKDP usaha menjadi lebih mudah dan cepat, Anda harus tahu hal apa saja yang perlu dipersiapkan. Selain itu, cara pengurusannya pun juga perlu diketahui. Berikut ini ulasan lengkapnya untuk Anda!

Apa Itu SKDP?

Pengurusan SKDP, Sumber: avenue8offices.com
Pengurusan SKDP, Sumber: avenue8offices.com

Surat Keterangan Domisili Perusahaan (SKDP) adalah surat yang digunakan sebagai identitas domisili usaha. Surat ini digunakan untuk mendapatkan izin secara legal atas usaha yang dijalankan di suatu tempat atau daerah.

Hampir semua jenis usaha diwajibkan untuk memiliki SKDP. Mulai dari bentuk usaha PT, CV, Firma, Koperasi, dan Usaha Perseorangan. Tujuannya agar usaha yang dijalankan memiliki izin yang jelas dan terdata oleh pemerintah setempat. 

Menilik Manfaat SKDP Bagi Perusahaan

Manfaat SKDP untuk perusahaan, Sumber: harianjogja.com
Manfaat SKDP untuk perusahaan, Sumber: harianjogja.com

Pengurusan SKDP tidak hanya menyangkut izin dan legalitas perusahaan. Lebih dari itu, ada manfaat lainnya yang bisa diperoleh. Terutama, untuk kelancaran usaha yang dijalankan.

Apa saja manfaat tersebut? Berikut ini beberapa diantaranya:

  • Meningkatkan kepercayaan client untuk menjalin kerjasama.
  • Memudahkan pengurusan berkas administrasi perusahaan.
  • Memberikan bukti alamat atau domisili perusahaan yang sah dan terdaftar.
  • Memudahkan operasional perusahaan untuk melakukan berbagai hal sesuai izin usaha.
  • Mendukung persaingan bisnis yang sehat.
  • Menjaga dan menampilkan reputasi perusahaan yang baik pada client dan pihak lain.

Bisa dikatakan, ada banyak manfaat yang bisa didapatkan dari pengurusan SKDP. Sebagai pelaku usaha tentu perlu tahu akan manfaat tersebut. Karena semua manfaat SKDP membantu usaha semakin mudah dan lancar.

Cara Mengurus SKDP untuk Perusahaan 

Pengurusan SKDP untuk perusahaan, Sumber: officenow.co.id
Pengurusan SKDP untuk perusahaan, Sumber: officenow.co.id

Sebenarnya pengurusan SKDP tidak serumit pengurusan dokumen legalitas usaha lainnya, seperti pengurusan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP).  Karena SKDP diurus di tingkat pemerintahan daerah atau desa. Namun, cara pengurusannya perlu diketahui agar SKDP bisa cepat diterbitkan.

Berikut ini cara mengurus SKDP untuk perusahaan diantaranya adalah:

1.  Menyiapkan Berkas Persyaratan

Hal pertama yang perlu dipersiapkan adalah melengkapi berkas persyaratan. Berkas ini nantinya akan digunakan untuk pendaftaran pembuatan SKDP. Oleh karena itu, ketahui apa saja persyaratan yang diperlukan.

Berikut ini persyaratan pembuatan SKDP diantaranya:

  • Mengisi formulir permohonan pembuatan SKDP.
  • Fotokopi KTP atau kartu Identitas pemohon
  • Fotokopi Kartu Keluarga pemohonon.
  • Fotokopi Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).
  • Surat keterangan persetujuan tidak keberatan dari tetangga yang berada di sekitar perusahaan.
  • Surat pengantar dari RT dan RW setempat.
  • Melampirkan bukti kepemilikan tempat usaha atau bukti perjanjian sewa bila tempat usaha bukan milik sendiri.
  • Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dari tempat usaha yang digunakan.
  • Foto tempat usaha yang diambil dari Google Maps.

2.  Mencari Tahu Kelurahan Tempat Usaha Didirikan

Setelah melengkapi berkas, ketahui dimana lokasi kelurahan setempat. Biasanya suatu tempat memiliki beberapa kelurahan yang terpisah. Itulah kenapa perlu untuk dipastikan tempat usaha masuk dalam wilayah kelurahan mana.

Tujuannya agar tidak keliru mengajukan pembuatan SKDP di kelurahan. Selain itu, juga mengantisipasi terjadinya kendala dalam proses pembuatannya. Apalagi kebutuhan SKDP sudah diperlukan untuk pengurusan dokumen administrasi perusahaan lainnya. 

3. Mendatangi Kelurahan dengan Berkas Persyaratan Lengkap 

Ketika sudah mengetahui perusahaan masuk wilayah mana, selanjutnya datangi kelurahan setempat. Cari bagian divisi kelurahan yang mengurus pembuatan SKDP. Biasanya divisi keamanan dan ketertiban kelurahan yang mengurusnya.

Namun, setiap kelurahan ada juga yang memiliki divisi berbeda. Untuk mengantisipasi kesalahan, alangkah baiknya untuk bertanya pada pejabat kelurahan. Jadi, berkas persyaratan pembuatan SKDP yang sudah lengkap bisa langsung diproses.

4. Menyerahkan Berkas Persyaratan ke Petugas Kelurahan

Langkah berikutnya serahkan berkas pembuatan SKDP ke petugas kelurahan. Sebelum diserahkan, pastikan kembali berkas persyaratan sudah lengkap. Agar, proses pembuatan SKDP tidak menjadi terkendala.

Sebab, adanya kekurangan berkas persyaratan, akan dilakukan proses pemeriksaan ulang. Karena harus dilakukan perlengkapan kembali. Hal ini tentunya dapat membuat proses pembuatan SKDP menjadi lebih lama. Oleh karena itu, selalu cek dengan teliti berkas pembuatan SKDP sebelum diserahkan ke petugas kelurahan.

5. Menunggu Hasil Pemeriksaan dan Verifikasi Berkas

Berkas persyaratan yang sudah diserahkan ke petugas kelurahan, akan dilakukan pemeriksaan dan verifikasi. Semua berkas yang sudah dilampirkan akan dipastikan kembali keabsahannya.

Biasanya proses ini tidak akan lama dan bisa cepat selesai. Tergantung dari waktu pembuatan dan jumlah antrian. Jika ingin lebih cepat selesai, pengurusan pembuatan SKDP dapat dilakukan di awal waktu kerja petugas kelurahan.

6. Penerbitan Surat Keterangan Domisili (SKDP)

Tahapan terakhir adalah penerbitan Surat Keterangan Domisili Perusahaan (SKDP). Surat ini bisa didapatkan bila semua berkas dan persyaratan yang diajukan telah sesuai. Serta, memenuhi kriteria perusahan yang berhak mendapatkan SKDP.

Dengan terbitnya SKDP, membuat pengurusan administrasi perusahaan lainnya menjadi lebih mudah. Terutama bagi perusahaan yang baru awal dibentuk. Penggunaan SKDP penting untuk pengurusan dokumen legalitas usaha lainnya, seperti SIUP dan TDP.

Sedangkan untuk masa berlaku SKDP adalah 1 tahun terhitung mulai dari waktu diterbitkan. Jadi, perlu untuk dilakukan perpanjangan secara berkala sesuai masa aktif SKDP. Hal ini perlu diperhatikan agar terhindar dari sanksi administrasi.

Ingin Pengurusan SKDP Mudah dan Cepat, Gunakan Jasa Legal Jogja!

Legalitas usaha, Sumber: majoo.id
Jasa pengurusan legalitas perusahaan, Sumber: majoo.id

Pengurusan SKDP memang terlihat mudah, akan tetapi proses pembuatannya tidak demikian. Karena ada beberapa tahapan proses yang perlu dilalui hingga diterbitkannya SKDP. Bagi Anda yang tidak memiliki banyak waktu, tentu hal tersebut bisa menjadi kendala.

Namun, tidak perlu khawatir pengurusan SKDP menjadi terkendala. Karena Anda bisa gunakan jasa Legal Jogja. Tidak hanya pembuatan SKDP, dokumen perusahaan lainnya untuk keperluan legalitas dan izin, bisa serahkan pada kami. Mulai dari tahap pengurusan hingga penerbitan dokumen, semuanya kami yang urus.

Tak perlu tunggu lama lagi, segera hubungi CS Legal Jogja untuk memudahkan pengurusan dokumen perusahaan Anda. Kami juga menawarkan jasa pembuatan PT Bantul dan daerah Jogja sekitar. Jadi, di mana saja lokasi perusahaan Anda, kami siap membantu!

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top